Cara Mengatur Napas yang Baik Saat Olahraga

Kegiatan fisik bisa menimbulkan beban untuk tubuh, sehingga menyebabkan gangguan dalam pola napas normal Anda. Contohnya, saat berlari, Anda pasti akan melakukan napas yang cepat (hiperventilasi) atau menahan napas dalam jangka waktu yang lama. 

Hal-hal ini bisa memicu kelelahan otot yang cepat, terutama saat Anda melakukan olahraga seperti berlari atau bermain bola. Akibatnya, faktor tersebut bisa menyebabkan seseorang lebih mudah lelah atau tidak tahan lama ketika berolahraga.

Agar olahraga dapat dilakukan dengan maksimal, simak cara-cara mengatur napas saat olahraga berikut ini!

1. Atur Waktu Menarik dan Membuang Napas

Ketika berolahraga, tubuh Anda memproduksi lebih banyak karbon dioksida. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengeluarkan karbon dioksida ini demi menjaga keseimbangan oksigen di dalam tubuh. 

Waktu ekspirasi (proses mengembuskan udara) harus sama dengan waktu inspirasi (proses menghirup udara).

2. Hirup Napas dari Hidung, Buang dari Mulut

Ketika kita sedang berolahraga, sering kali tanpa sadar kita menarik napas dari mulut. Sebenarnya, lebih disarankan untuk menghirup napas lewat hidung dan keluarkan secara perlahan melalui mulut. 

3. Hindari Menahan Napas

Ketika melakukan jenis olahraga tertentu seperti angkat beban atau berlari, sering kali tanpa sadar kita menahan napas. Sebaiknya, hindari kebiasaan tersebut agar asupan oksigen yang masuk tetap banyak.

4. Sesuaikan dengan Gerakan Olahraga

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatur napas saat berolahraga adalah menyesuaikan napas dengan gerakan Anda. Cobalah bernapas setiap Anda mengambil 2 langkah, dan buang napas sehabis 2 langkah. 

Saat sudah terbiasa berolahraga, Anda bisa mencoba mengambil napas lebih lama, misalnya saat mengambil tiga langkah.

5. Gunakan Pernapasan Perut

Anda bisa mendapatkan oksigen lebih dengan cara mengambil napas yang dalam melalui diafragma. Pastikan perut Anda ikut bergerak ketika melakukan inhalasi (menarik udara ke dalam paru-paru). 

Hal ini bisa mencegah terjadinya hiperventilasi. Saat Anda ekspirasi, kontraksikan otot perut untuk membuang udara keluar.

Dengan melakukan cara mengatur napas saat olahraga, Anda dapat lebih kuat atau tahan lebih lama ketika berolahraga. 

Berbagai upaya di atas dilakukan dengan tujuan untuk tetap mempertahankan oksigen yang masuk agar tetap banyak dan mengeluarkan karbon dioksida dengan baik. Jadi, aliran oksigen tetap baik ke seluruh tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jl. Supratman No.69 Kota Bandung, Jawa Barat

Call Us Now at

Call Us Now at

(022) 7271451

Email Us at

Email Us at

admin@biofithealthcentre.co.id

Book Online

Book Online

Appointment Now